Aksi Berantai Mahasiswa Purworejo: Dari Alun-Alun hingga Simpang Kota, Bantuan untuk Sumatra Terus Mengalir

Aksi Berantai Mahasiswa Purworejo: Dari Alun-Alun hingga Simpang Kota, Bantuan untuk Sumatra Terus Mengalir

DetikAktuakNews.Com. Purworejo.- Aksi solidaritas untuk korban banjir di Sumatra menggema dari Purworejo. Sejak Ahad pagi, mahasiswa dari berbagai kampus bergerak serentak menggalang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan warga yang terdampak bencana tersebut. Gerakan ini diinisiasi PC PMII Purworejo bersama DEMA IAI An-Nawawi serta DEMA STAINU Purworejo, berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.

Para relawan tersebar di beberapa titik jalan strategis. Mahasiswa DEMA STAINU mengambil posisi di Perempatan Alun-Alun Kutoarjo. Sementara itu, relawan IAI An-Nawawi menjalankan aksi di Simpang Empat Berjan—pertemuan Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan MT Haryono. Di pusat kota, kader PMII Purworejo menggalang dukungan di kawasan Alun-Alun Purworejo dan ruas jalan di sekitarnya. Setiap pengguna jalan diajak ikut membantu warga Sumatra yang sedang menghadapi masa sulit.

Ketua PC PMII Purworejo, Fatkhu Rohman, menyebut kerja sosial sebagai karakter dasar yang sudah melekat pada kader PMII. Ia menegaskan bahwa organisasi mahasiswa tersebut berkewajiban hadir ketika masyarakat menghadapi bencana.
“PMII tidak pernah memisahkan diri dari persoalan rakyat. Saat musibah datang, kader tidak boleh hanya menonton. Gerakan ini adalah bentuk komitmen kami,” ujar Fatkhu.

Sikap yang sama disampaikan Koordinator Lapangan, Akhmad Khalwani, yang juga Ketua Komisariat PMII An-Nawawi. Ia melihat aksi turun ke jalan sebagai cara menunjukkan bahwa saudara-saudara mereka di Sumatra tidak dibiarkan berjuang sendirian.
“Kemanusiaan tidak bisa ditunda. Dengan turun langsung, kami ingin menyampaikan bahwa mereka tidak sendiri,” tuturnya.

Dari kalangan mahasiswa IAI An-Nawawi, Muhammad Syafi Syafiq menilai kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang nyata—lebih dari sekadar teori di kelas.
“Mahasiswa harus hadir melalui tindakan, bukan sebatas wacana. Ini saatnya kami berbuat untuk sesama,” ungkap Syafiq.

Selain menerima donasi uang, para relawan juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan pakaian layak pakai, sembako, dan kebutuhan dasar lainnya. Seluruh bantuan barang dihimpun di Sekretariat PC PMII Purworejo sebelum dikirim melalui JNE. Untuk donasi uang, penyaluran dilakukan melalui PB PMII agar bantuan dapat diteruskan ke wilayah yang paling terdampak.

Aksi penggalangan dana tidak berhenti pada hari pertama. Pada Senin, relawan kembali mengisi titik-titik yang sama. Selanjutnya, pada Selasa, jangkauan diperluas ke empat lokasi tambahan: Lampu Merah Berjan, Lampu Merah SMK 1 Purworejo, Lampu Merah Micky Mouse, dan Lampu Merah Plaza Purworejo. Durasi aksi tetap berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang.

Hingga penutupan aksi pada Ahad, donasi uang yang terkumpul mencapai Rp6.332.800. Seluruh bantuan—baik uang maupun barang—akan segera dikirimkan untuk membantu meringankan beban masyarakat Sumatra yang tengah berupaya bangkit dari bencana banjir.
(imron/pwj)